Jemekito Galo
Senin, 28 Mei 2012
Selasa, 17 April 2012
IBD Tugas 3
Keindahan
A. Keindahan dan
Estetika
1.
Konsep Keindahan
Keiindahan merupakan sesuatu yang
sangat luar biasa ketika seseorang merasa nyaman melihat, merasakan, atau
mengalami sesuatu yang sangat berkesan. Konsep keindahan menurut saya
adalah
sesuatu yang luar biasa, nyaman, seru, menarik, apa adanya dan yang paling
penting bisa diterima oleh masyarakat banyak.
adalah
sesuatu yang luar biasa, nyaman, seru, menarik, apa adanya dan yang paling
penting bisa diterima oleh masyarakat banyak.
2.
Estetetis dan
Estetika
Estettis dan Estetika merupakan cara
bagaimana suatu keindahan tersebut dapat dibuat atau dibentuk dan setiap orang
bisa mengambil manfaatnya seperti merasakannya dan menikmatinya.
3.
Sifat
Keindahan
Keindahan itu kebenaran
Artinya adalah bahwa keindahan itu
nyata dan benar adanya bukan tiruan.
Keindahan itu abadi
Artinya keindahan itu tidak akan
pernah hilang dalam ingatan dan akan selamanya selalu diingat.
Keindahan itu mempunya daya tarik
Maksudnya keindahan itu mempunyai daya
tarik pada semua orang.
Keindahan itu kenikmatan
Artinya bahwa keindahan itu suatu kesenangan yang memberikan kepuasan.
B. Keindahan dan
kebudayaan
1.
Hubungannya
Dengan Kebudayaan
Keindahan itu tentu memberikan kesan
tersendiri dan erat kaitannya dengan kebudayaan.
Seperti kebudayaan dari
jakarta yaitu betawi dimana didalamnya terdapat berbagai kebudayaan yang
memberikan kesan keindahan untuk banyak orang apalagi untuk warga negara asing
pasti mempunyai daya tarik dan keindahan yang tersendiri.
Seperti kebudayaan dari
jakarta yaitu betawi dimana didalamnya terdapat berbagai kebudayaan yang
memberikan kesan keindahan untuk banyak orang apalagi untuk warga negara asing
pasti mempunyai daya tarik dan keindahan yang tersendiri.
2.
Keindahan
Dalam Kebudayaan
Didalam sebuah kebudayaan pasti mempunyai
keindahan yang tersendiri. Keindahan pada suatu kebudayaan merupakan keindahan
yang abadi dan mempunyai daya tarik tersendiri.
C. Keindahan dan
Karya Cipta
1.
Kontemplasi dan
ekstansi
Ekstansi adalah dasar dalam diri
manusia untuk menyatakan, merasakan dan menikmati sesuatu yang indah.
Kontemplasi adalah suatu proses merenungkan atau
berpikir penuh dan mendalam untuk mencari nilai-nilai, makna, manfaat dan
tujuan atau niat suatu hasil penciptaan atau karya cipta.
2. Keindahan, keserasian dan
kehalusan
Keindahan merupakan suatu pandangan dari dalam
diri seseorang sehingga bisa menghasilkan suatu keserasian, dimana keserasian
tersebut merupakan sesuatu yang benar adanya cocok untuk dilihat. Apabila terdapat
kata keindahan maka sering muncul kata keserasian karena dua hal tersebut
saling berhubungan. Dan dalam dunia seni/karya cipta misalnya lukisan sering muncul
kata kehalusan karena didalam kehalusan misalanya lukisan maka akan menghasilkan
keindahan yang luar biasa.
3. Kreatifitas dan karya cipta
Krestifitas merupakan suatu hal
yang dibuat atau dimunculkan oleh seseorang untuk memperoleh keindahan sehingga
terciptalah karya cipta.
4. Pengaruh keindahan pada jiwa
manusia
Keindahan sangat mempengaruhi
jiwa manusia karena dengan keindahan maka akan memunculkan kenyamanan dan
kepuasan tersendiri pada manusia. Dengan keindahan jiwa manusia juga bisa
tenang, damai dan tentram. Oleh sebab itu keindahan sangat mempengaruhi
keindahan manusia.
Sumber:
Wikipedia.com
Kamis, 05 April 2012
Problem You are having problems with downloading or installing Flash Player in Windows.
Flash Player for Internet Explorer


- After a successful installation, select the update method. By default, the Automatic Update option is selected. Selecting this option updates Flash Player without your manual intervention, whenever a new version is available. Adobe recommends you to use this option for Flash Player update. Click Done.

- After a successful installation, select the update method. By default, the Automatic Update option is selected. Selecting this option updates Flash Player without your manual intervention, whenever a new version is available. Adobe recommends you to use this option for Flash Player update. Click Done.

You don’t have to install Flash Player if
you use Chrome. Flash Player is integrated into Chrome and enabled by
default. Chrome automatically updates when new versions of Flash Player
are available.
To ensure that you have installed the latest version of Chrome and have the latest version of Flash Player, select Chrome > About Google Chrome.
To ensure that you have installed the latest version of Chrome and have the latest version of Flash Player, select Chrome > About Google Chrome.

- If you see the message “Google Chrome is up-to-date,” you have the latest version of Chrome.
- If Chrome is not up-to-date, click Update Now.
- If you can't download Chrome, try the steps below under Troubleshoot downloading issues.
- Note: The integrated Google Chrome Flash plug-in cannot be uninstalled using the Flash Player uninstaller. You can only enable or disable the integrated plug-in as described in Using Flash Player with Google Chrome.
Sumber : http://helpx.adobe.com/
Selasa, 27 Maret 2012
MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK INDIVIDU DAN SOSIAL
HAKIKAT MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK INDIVIDU DAN SOSIAL
Manusia
sebagai makhluk individu
Individu beasal dari bahasa latin individuum yang
artinya tak terbagi. Manusia lahir merupakan sebagai makhluk individual yang
makna tidak terbagi atau tidak terpisah antara jiwa dan raga. Setiap manusia
pasti mempunyai berbagai perbedaan misalnya pada sifat atau tingkah lakunya,
bentuk fisik dan lain sebagainya. Suatu individu pasti menyadari setiap
perbedaan yang ada pada dirinya dan orang lain/individu yang lain. Walaupun
berbagai macam perbedaan tetapi setiap manusia tampil sebagai individulitas dan
memerlukan perlakuan yang layak atau sama dengna indidu yang lain. Dalam
pandangan islam di
dalam Al-Quran, manusia disebut antara lain dengan bani Adam (Q.S.
Al-Isra‟:70), basyar (Q.S. Al-Kahfi:10), Al-Insan (Al-Insan:1) , An-Nas
(114):1). Berbagai rumusan tentang manusia pun telah diberikan orang. Salah
satu diantaranya, berdasarkan studi isi Al-Quran dan Al-Hadist, berbunyi sebagai
berikut: Al-Insan (manusia) adalah makhluk ciptaan Allah yang memiliki potensi
untuk beriman (kepada Allah), dengan menggunakan akalnya mampu memahami dan
mengamalkan wahyu serta mengamati gejala-gejala alam, bertanggung jawab atas
segala perbuatannya dan berakhlak (N.A Rasyid , 1983:19).
Dalam
perkembanganya,manusia sebagai makhluk individu tidak bermakna kesatuan jiwa
dan raga, tetapi akan menjadi yang khas dengan corak kepribadiannya.
Pertumbuhan dan perkembangan individu dipengaruhi
beberapa faktor, yaitu :
1. Pandangan
nativistik yang menyatakan pertumbuhan ditentukan atas dasar factor
individu
sendiri.
2. Pandangan empiristik menyatakan pertumbuhan didasarkan atas fakto lingkungan.
2. Pandangan empiristik menyatakan pertumbuhan didasarkan atas fakto lingkungan.
3. Pandangan
konvergensi menyatakan pertumbuhan dipengaruhi atas dasa individu dan
lingkungan.
Manusia
sebagai Makhluk Sosial
Sebagai makhluk individu manusia juga tidak mampu hidup
sendiri artinya mansuia juga harus hidup bermasyarakat. Manusia senantiasa bergantung dan berinteraksi dengan
sesamanya.
Dengan demikian maka
dalam kehidupan lingkingan
sosial, manusia senantiasa terkait
dengan interaksi-interkasi
antara individu masnusia,
interaksi antar kelompok,
kehidupan sosial
manusai dengan
lingkungan hidup dan alam sekitarnya,
berbagai proses sosial dan interaksi sosial dan berbagai hal yang timbl akibat aktivitas
manusia seperti
perubahan sosial. Tidak seorangpun manusia di muka
bumi ini yang dapat hidup sendiri dan menyendiri tanpa komunikasi dengan sesama
manusia. Manusia adalah makhluk sosial yang memiliki hakekat sosialitas (kebersamaan)
berupa kecenderungan untuk berada bersama pada satu tempat dan waktu yang sama,
dengan saling berinteraksi.
Adapun
yang menyebabkan manusia selalu bermasyarakat antara lain karena adanya
dorongan kesatuan biologis yang terdapat dalam naluri manusia, misalnya :
- Hasrat untuk memenuhi keperluan makanan dan minuman.
- Hasrat untuk membela diri.
- Hasrat untuk memiliki keturunan.
Hal
ini dinyatakan semenjak manusia lahir yang dinyatakan untuk mempunyai dua
keinginan pokok, yaitu :
- · Keinginan untuk menjadi satu dengan manusia disekelilingnya.K
- Keinginan untuk menjadi satu dengan suasana alam sekelilingnya.
PERANAN MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK INDIVIDU DAN SOSIAL
Perananan
manusia sebagai makhluk individu
Berdasarkan sifat kodrat
manusia sebagai individu yang dapat diketahui bahwa manusia memilki harkat dan
martabat yang mempunyai hak-hak dasar,dimana setiap manusia memiliki potensi
diri yang khas,dan setiap manusia memiliki kepentingan untuk memenuhi kebutuhan
dirinya. Secara sosial sebenarnya manusia merupakan mahluk individu dan sosial
yang mempunyai kesempatan yang sama dalam berbagai hidup dan kehidupan dalam
masyarakat. Artinya setiap individu manusia memiliki hak, kewajiban dan
kesempatan yang sama dalam menguasai sesuatu, misalnya bersekolah, melakukan pekerjaan,
bertanggung jawab dalam keluarga serta berbagai aktivitas ekonomi, politik dan
bahkan beragama.Namun demikian, kenyataannya setiap individu tidak dapat menguasai atau mempunyai kesempatan yang sama. Akibatnya, masing-masing individu mempunyai peran dan kedudukan yang tidak sama atau berbeda. Banyak faktor yang menyebabkan itu bisa terjadi, misalnya kondisi ekonomi (ada si miskin dan si kaya), sosial (warga biasa dengan pak RT, dll), politik (aktivis partai dengan rakyat biasa), budaya (jago tari daerah dengan tidak) bahkan individu atau sekelompok manusia itu sendiri. Dengan kata lain, stratifikasi sosial mulai muncul dan tampak dalam kehidupan masyarakat tersebut.
Sebagai
makhluk individu manusai berperan untuk mengwjudkan hal-hal sebagai berikut :
- Menjaga dan mempertahankan harkat dan martabatnya.
- Mengupayakan terpenuhinya hak-hak dasarnya sebagai manusia.
- Merealisasikan segenap potensi diri baik sisi jasmani maupun rohani.
- Memenuhi kebutuhan dan kepentingan diri demi kesejahteraan hidupnya.
- Peranan manusia sebagai makhluk sosial.
Keberadaan
manusia sebagai makhluk social menjadiakan manusia melakukan peran-peran
sebagai berikut :
- Melakukan interaksi dengan manusia lain atau kelompok.
- Membentuk kelompok-kelompok social.
- Menciptakan norma-norma social sebagai pengaturan tata tertib kehidupan manusia.
DINAMIKA INTERAKSI
SOSIAL
Interaksi
sosial merupakan factor utama dalam kehidupan sosial ,interaksi merupakan hubungan
yang dinamis,yag menyangkut hubungan timbalbalik antar individual, kelompok,
maupun antara orang dengan kelompok manusia.
Ciri-ciri
sebuah interaksi sosial adalah sebagai berikut :
- Pelakunya lebih dari satu orang.
- Adanya komunikasi antarpelaku melalui kontak sosial.
- Mempunyai maksud dan tujuan,terlepas dari sama atau tidaknya tujuan tersebut dengan diperkirakan pelaku.
- Adanya dimensi waktu yang akan menentukan sikap aksi yang sedang berlansung.
Syarat
terjadinya kontak sosial adalah adanya kontak social ( social contact) dan
komunikasi.
Kontak dari kata con atau cun yang artinya bersama-sama dan tango artinya menyentuh.
Kontak
social dapat terjadi dalam tiga bentuk, yaitu :
- Kontak antarindividu.
- Kontak antarindividu dengan kelompok
- Kontak antarkelompok dengan kelompok lainnya.
DILEMA ANTARA KEPENTINGAN INDIVIDU DAN KEPENTINGAN MASYARAKAT
Dilema
antara kepentingan individu dan kenpentingan masyarakat adalah pertanyaan yang
dihadapi oleh manusia manakah yang harus diutamakan. Apabila dihadapkan
pertanyaan seperti itu mungkin kita tidak bisa langsung menjawabnya kita akan
terdiam sejenak dan berfikir apa yang akan dijawab dan mana yang lebih penting.
Pandangan
Individualisme
Individualisme
berpangkal pada konsep dasar ontologis bahwa manusia pada hakikatnya adalah
makhluk individu yang bebas.
Pandangan
invidualisme berpendapat bahwa kepentingan invidulah yang harus diutamakan. Beberapa
prinsip yang dikembangkan ideologi liberalisme yang dari kata liber adalah
sebagai berikut :
- Penjaminan hak milik perorangan yaitu hak pribadi tidak berlaku hak milik berfungsi sosial.
- Mementingkan diri sendiri yaitu membiarkan orang lain untuk melakukan aktivitas.
- Pemberian kebebasan pada individu.
- Persaingan bebas untuk mencapai kepentingannya masing-masing.
Pandangan
sosialisme
Sosialisme
adalah paham yang mengharapakn masyarakat yang adil, selaras, bebas, dan sejahtera
bebas dari penugasan individu
atas hak
milik dan
alat-alat produksi.
Sosialisme muncul
dengan maksud
kepentingan masyarakat
secara keseluruhan terutama yang tersisih oleh system liberalisme, mendapt
keadlian,
kebebasan,
dan kesejahteraan.
Pandangan
ini menyatakan bahwa kepentingan masyarkatlah yang diutamakan. Karena masyarakat
merupakan entitas yang besar dan berdiri sendiri dimana individu-individu itu berada.
Sosialisme merupakan mementingkan masyarakat secara keseluruhan dan merupakan paham
yang mengharapkan terbentuknya masyarakat yang adil,selaras,bebas,dan sejahtera
bebas dari penguasa individu atas hak milik dan alat-alat produksi.
Referensi
Jumat, 23 Maret 2012
Tugas Pancasila
A. PANCASILA SEBAGAI SISTEM FILSAFAT
Pengertian Filsafat
Secara harafiah
istilah filsafat adalah cinta pada kebijaksanaan atau kebenaran yang hakiki. Berfilsafat
berarti berpikir sedalam-dalamnya (merenung) terhadap sesuatu secara metodik, sistematik,
menyeluruh dan universal untuk mencari hakikat sesuatu. Dengan kata lain,
filsafat adalah ilmu yang paling umum yang mengandung usaha mencari kebijaksanaan
dan cinta akan kebijakan.
Kata filsafat untuk pertama kali
digunakan oleh Phythagoras (582 – 496) SM. Selain itu, ada pengertian lain,
yaitu filsafat sebagai ilmu dan filsafat sebagai pandangan hidup.
Pancasila dapat
digolongkan sebagai filsafat dalam arti produk, filsafat sebagai pandangan
hidup, dan filsafat dalam arti praktis. Hal itu berarti Pancasila mempunyai
fungsi dan peranan sebagai pedoman dan pegangan dalam sikap, tingkah laku, dan
perbuatan dalam kehidupan sehari-hari dan dalam kehidupan bermasyarakat,
berbangsa, dan bernegara bagi bangsa Indonesia dimanapun mereka berada.
Dapat diambil kesimpulan bahwa filsafat merupakan suatu
pemikiran atau ilmu yang dikembangkan menjadi pandangan dan pedoman hidup bagi
manusia sehingga mencapai suatu kedamaian.
Pancasila
Sebagai Jatidiri Bangsa Indonesia
Pancasila sebagai
pandangan hidup bangsa Indonesia, sebagai dasar filsafat negara Republik
Indonesia, sebagai ideologi bangsa dan negara Indonesia. Seluruh kedudukan dan
fungsi Pancasila itu bukanlah berdiri secara sendiri-sendiri namun bilamana
dikelompokan maka akan kembali pada dua kedudukan dan fungsi Pancasila yaitu
sebagai dasar filsafat negara dan pandangan hidup bangsa Indonesia.
Pada sidang BPUPKI
pertama kali memunculkan bahwa makna hidup bagi bangsa Indonesia harus ditemukan
dalam budaya dan peradaban bangsa Indonesia sendiri yang merupakan perwujudan
dan pengejawantahan nilai-nilai yang dimiliki hingga menciptakan tata nilai
yang mendukung tata kehidupan sosial dan tata kehidupan kerohanian bangsa yang
memberi corak, watak dan ciri masyarakat dan bangsa Indonesia yang
membedakannya dengan masyarakat dan bangsa lainnya.
Kesimpulan yang
bisa diperoleh dari filsafat Pancasila adalah Pancasila memberikan jawaban yang
mendasar dan menyeluruh atas masalah-masalah asasi filsafat tentang negara
Indonesia.
B. PANCASILA SEBAGAI SISTEM ETIKA
Nilai, norma, dan
moral adalah konsep-konsep yang saling berkaitan. Dalam hubungannya dengan
Pancasila maka ketiganya akan memberikan pemahaman yang saling melengkapi
sebagai sistem etika. Etika merupakan cara bagaimana manusia bersikap atau
bertingkah laku dengan sopan dan baik.
Pancasila sebagai
suatu sistem filsafat pada hakikatnya merupakan suatu nilai yang menjadi sumber
dari segala penjabaran norma baik norma hukum, norma moral maupun norma
kenegaran lainnya. Menilai berarti menimbang, suatu kegiatan manusia untuk menghubungkan
sesuatu dengan sesuatu yang lain kemudian untuk selanjutnya diambil keputusan.
Keputusan itu adalah suatu nilai yang dapat menyatakan berguna atau tidak
berguna, benar atau tidak benar, baik atau tidak baik, dan seterusnya.
Nilai-nilai
tersebut dijabarkan dalam kehidupan yang bersifat praksis atau kehidupan nyata
dalam masyarakat, bangsa dan negara maka diwujudkan dalam norma-norma yang
kemudian menjadi pedoman. Norma-norma itu meliputi :
1. Norma Moral
Yang berkaitan
dengan tingkah laku manusia yang dapat diukur dari
sudut baik maupun buruk, sopan atau tidak sopan, susila atau tidak
susila.
2. Norma Hukum
Suatu sistem
peraturan perundang-undangan yang berlaku dalam suatu
tempat dan waktu
tertentu. Dalam pengertian itulah Pancasila berkedudukan sebagai sumber dari
segala sumber hukum.
Dengan demikian,
Pancasila pada hakikatnya bukan merupakan suatu pedoman yang langsung bersifat
normatif ataupun praksis melainkan merupakan suatu sistem nilai-nilai etika
yang merupakan sumber norma.
Senin, 12 Maret 2012
Tugas Ilmu Budaya Dasar
Manusia dan Kebudayaan
A. Manusia
Manusia merupakan makhluk
yang paling sempurna akan tetapi akhir-akhir ini banyak manusia yang tidak
menyadari bahwa mereka merupakan makhluk
yang sempurna. Selain itu manusia mempunyai beberapa pengertian yang di ambil
dari berbagai sudut pandang dan beberapa ahli, contohnya pengertian manusia
dari ilmu sosiologi dan politik adalah
manusia sebagai makhluk yang tidak bisa berdiri sendiri dan selalu
menginginkan kekuasaan. Dalam ilmu fisika manusia bisa diartikan bahwa manusia
merupakan kumpulan dari berbagai sistem fisik yang saling terkait satu sama
lain dan merupakan kumpulan energi. Dan masih banyak lagi pengertian manusia
dari berbagai ilmu dan sudut pandang. Kesatuan manusia yang saling berinteraksi
menurut suatu sistem adat istiadat tertentu dan terikat oleh rasa identitas
bersama disebut sebagai masyarakat.
Dari pengertian diatas
kita dapat melihat bahwa manusia selain dapat dipandang dari berbagai berbaga
segi juga mempunyai berbagai kepentingan.
Manusia terdiri dari
empat unsur yang saling terkait yaitu:
1.
Jasad, nampak
pada luarnya, bisa dilihat, difoto dan menempati ruang dan waktu.
2.
Hayat,
mengandung unsur hidup yang ditandai dengan gerak.
3.
Ruh,
bimbingan dan pimpinan Tuhab yang bekerja secara spiritual dan memahami
kebenaran, suatu
kemampuan mencipta yang bersifat konseptal dan merupakan pusat
lahirnya kebudayaan.
4.
nafs.
Sedangkan kalo
berdasarkan kepribadiannya manusia terdiri dari tiga unsur yaitu id (pemuasan
kebutuhaan), ego, superego.
Hakekat Manusia yaitu:
1.
Mahkluk
ciptaan Tuhan yang terdiri dari tubuh dan jiwa sebagai satu kesatuan yang utuh.
2.
Mahluk
ciptaan Tuhan yang paling sempurna dari pada mahluk lainnya.
3.
Mahluk
biokultural yaitu mahkluk hayati yang budayawi
4.
Mahkluk
ciptaan Tuhan yang terikat dengan lingkungan (ekologi), mempunyai kualitas dan
martabat
karena kemampuan bekerja dan berkarya.
B. Kebudayaan
Kalo bicara mengenai
kebudayaan akhir-akhir ini masyarakat indonesia dibuat sadar oleh negara
tetangga akan kebudayaan kita sendiri yang telah sering dia lakukan mengakui
kebudayaan indonesia sebagai kebudayaan mereka pada dunia. Sebenarnya apa
pengertian kebudayaan itu?
Hampir sama dengan
manusia bahwa kebudayaan memiliki berbagai pengertian menurut filsafat maupun
berbagai ilmu.
Kebudayaan dalam
Antropologi sering diartikan sebagai keseluruhan sistem gagasan, tindakan,
hasil karya manusia dalam rangka kehidupan masyarakat milik diri manusia
melalui proses belajar.
Kebudayaaan berasal dari
kata budaya yang berkaitan dengan budi dan akal manusia.
Istilah kebudayan bersal
dari bahasa sansekerta buddhayah yang merupakan bentuk jamak dari buddhi yang
berarti budi atau akal. Oleh karena itu, kebudayaan sering diartikan hal-hal
yang berkaitan dengan akal.
Kebudayaan juga sering
diartikan sebagai semua hasil karya, rasa dan cipta masyarakat. Karya bisa
menghasilkan kebudayaan benda (material culture), termasuk teknologi. Rasa
bersumber dari jiwa manusia menghasilkan norma dan nilai sosial untuk mengatur
kehidupan bermasyrakat.
Definisi yang kebudayaan
adalah sesuatu yang akan mempengaruhi tingkat pengetahuan dan sistem ide yang
terdapat pada manusia dan dalam kehidupan sehari-hari kebudayaan itu bersifat
abstrak. Contoh kebudayaan yang dapat kita rasakan adalah tari, lagu dan
bahasa.
Unsur-unsur Kebudayaan
Seorang ahli filsafat C.
Kluckhohn di dalam bukunya yang berjudul “Universal Categories Of Culture”
mengemukakan bahwa ada tujuh unsur kebudayaan universal, yaitu:
1.
Sistem Religi
( System Kepercayaan).
2.
Sistem
Organisasi kemasyarakatan.
3.
Sistem
Pengetahuan.
4.
Sistem Mata
Pencaharian Hidup dan Sistem-Sistem Ekonomi.
5.
Sistem
Teknologi dan Peralatan.
6.
Bahasa.
7.
Kesenian.
Unsur-unsur kebudayaan
yang sulit diterima oleh masyarakat
1.
Unsur yang
menyangkut sistem kepercayaanmseperti ideologi, falsafah hidup dan lain-lain.
2.
Unsur – unsur
yang dipelajari pada tahap pertama sosialisasi. Contoh paling mudah dan sering
dijumpai.
Makanan pokok masyarakat indonesia adalah nasi sangt sulit mengubah
kebudayaan tersebut sangat sulit
diubah misalnya diubah menjadi roti atau
makanan pokok yang lainnya.
C. Kaitan/Hubungan
Manusia dan Kebudayaan
Secara sederhana hubungan
manusia dan kebudayaan adalah manusia sebagai prilaku kebudayaan dan kebudayaan
obyek yang dilaksanakan manusia. Apakah sesederhana itu hubungan keduanya?
Pada kondisi sekarang ini
kita tidak dapat lagi membedakan mana yang lebih dulu muncul manusia atau
kebudayaan. Analisa terhadap keberadaan keduanya harus menyertakan pembatasan
masalah dan waktu agar penganalisa dapat dilakukan lebih cermat.
Daftar Pustaka
Mustopo, M. Habib; Manusia dan budaya kumpulan essay; Usaha Nasional,
Surabaya, 1990.
Koentjaraningrat; Pengantar Ilmu Antropologi; Rineka Citra, Jakarta, 1990.
Langganan:
Entri (Atom)















